Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia, LSM PEMUDA & Mahasiswa Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Di kantor BPPJN DKI Jakarta – Jawa Barat

Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia, LSM PEMUDA & Mahasiswa Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Di kantor BPPJN DKI Jakarta – Jawa Barat
Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia, LSM PEMUDA & Mahasiswa Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Di kantor BPPJN DKI Jakarta – Jawa Barat

Dalam menyambut Hati Anti Korupsi Sedunia LSM PEMUDA dan Mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa secara besar besaran, pasalnya kejahatan Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus dihadapi dengan cara yang luar biasa juga dan melibatkan seluruh elemen masyarakat sebagai upaya menumbuhkan kesadaran publik dan peran 

 

serta masyarakat tentang masalah korupsi yang dapat merusak pembangunan sosial dan sendi–sendi ekonomi di semua lapisan masyarakat, sehingga telah ditetapkan bahwa bulan Desember merupakan Hari Anti Korupsi Sedunia. 

 

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami elemen masyarakat yang tergabung dalam LSM PEMUDA dan Mahasiswa bermaksud akan menyelenggarakan Aksi Unjuk Rasa sebagai Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) dengan mengusung tema "BERSIHKAN KEMENTERIAN PUPR DARI SEGALA BENTUK PRAKTIK KORUPSI." Ungkapan ini disampaikan oleh Ketua Umum DPP LSM PEMUDA Koswara Hanafiah yang juga sebagai penanggung jawab aksi ketika ditemui di kantor sekretariatnya di Kota Bandung.

 

 

Menurut Koswara, "Aksi Unjuk Rasa yang akan kami gelar, selain dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Aksi Unjuk Rasa juga sebagai upaya kami dalam menindaklanjuti hasil temuan Lembaga terkait berbagai dugaan terjadinya penyimpangan dan penyelewengan dana Negara pada beberapa pelaksanaan paket Proyek yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI yang diantaranya adalah : 1. Paket proyek Penanganan Longsoran Cikembang – Tegalbuleud – Bts. Bandung / Cianjur Tahun Anggaran 2020 dengan nilai anggaran sebesar Rp.39.327.751.123,00, dimana atas pelaksanaan proyek tersebut diduga kuat dan diyakini berpotensi merugikan keuangan Negara, 2. Paket Proyek Preservasi Jalan Soreang – Rancabali – Cidaun (MYC), Tahun anggaran 2020–2021 dengan Penyedia Jasa PT. Lie Jasin Engineering yang menelan dana Negara sebesar Rp.58.606.628.000,00, dimana sesuai informasi dan keterangan yang kami terima, bahwasanya pelaksanaan Proyek tersebut diketahui belum selesai dilaksanakan / dikerjakan 100% namun telah dilakukan pembayaran (Provisional Hand Over–PHO) yang ditengarai disetujui oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Barat, dimana atas perilaku tersebut menurut hemat kami adalah merupakan Penyelahgunaan Wewenang/Jabatan."Ungkapnya.

 

 

"Bertolak dari paparan diatas, saya memandang serius permasalahan yang terjadi, karena menyangkut permasalahan penggunaan dana / keuangan Negara dan masyarakat, dalam konteks pentingnya penegakan supremasi Hukum dan demi menjaga segala sesuatu yang akan berimbas pada kekhawatiran atas terjadinya hal–hal negatif di kemudian hari, dengan ini kami masyarakat yang tergabung dalam wadah LSM PEMUDA dan MAHASISWA menyampaikan agenda kegiatan Aksi Moral (UNJUK RASA) yang menurut rencana akan kami adakan pada Hari Selasa tanggal 21 Desember 2021 dengan tujuan tempat aksi Unras yaitu Kantor Balai Besar PJN DKI Jakarta - Jawa Barat di Jalan A.H. Nasution Kota Bandung dengan Estimasi Massa sekitar 500 orang."Imbuh Koswara.

 

Masih menurut Koswara, "Aspirasi dan tuntutan yang akan disampaikan dalam kegiatan Aksi Unjuk Rasa tersebut adalah : 1. Bersihkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat Dari Para Pejabat bermental korup yang ingin mengeruk uang rakyat dengan cara cara busuk, 2. Copot dan non aktifkan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan nasional Wilayah II Jawa Barat dan Pejabat Pembuat Komitmen Paket Penanganan longsoran Cikembang-Tegal Buleud–BTS. Bandung/ Cianjur, karena telah gagal dalam menjalankan tanggung jawabnya."Pungkas Koswara.

 

 

Selanjutnya menurut Sekertaris Jendral DPP LSM PEMUDA Ungkap Marpaung menambahkan bahwa, Aksi Unjuk rasa gabungan LSM PEMUDA, Aktivis dan Mahasiswa ini menurut rencana akan datang juga ikut serta bergabung dari daerah Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Perwakilan dari Kota Bandung, Perwakilan dari Kabupaten Bandung, Perwakilan dari Kabupaten Garut, Perwakilan dari Kota Cimahi, Perwakilan dari Kabupaten Cianjur, Perwakilan dari Kota Banjar, dan Perwakilan dari Kabupaten Bogor."Terangnya.

 

 

"Namun sehubungan dengan situasi Pandemi Covid-19, maka himbauan untuk menerapkan protokol kesehatan akan kami terapkan secara ketat dalam kegiatan tersebut, dan peserta aksi diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, menjaga ketertiban dan keamanan selama dalam pelaksanaan aksi." Pungkas Ungkap. (Red).