PEMOTOR DI KEBUMEN HARUS JAGA JARAK SAAT BERHENTI DI LAMPU MERAH

PEMOTOR DI KEBUMEN HARUS JAGA JARAK SAAT BERHENTI DI LAMPU MERAH
marka jaga jarak di lampu merah

Kebumen, Fenomena,- Dalam rangka  memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19 ferta menghadapi penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pemerintah Kab Kebumen Provinsi Jawa Tengah lakukan pengecatan lampu merah guna jaga jarak bagi pengendara kendaraan bermotor saat berhenti di lampu merah. Pembuatan marka tersebut menggunakan Dana dari BPBD (Badan Penaggulangan Bencana Daerah) Kab Kebumen.

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), BPBD dan Polres Kebumen mulai melakukan pengecatan marka physical gistancing, sabtu 18/7/20. Marka jalan jaga jarak tahap awal di dua lokasi yaitu trafic light tugu lawet dari arah jalan A Yani Kebumen, kemudian traffic light depan Bank Jateng. “ nantinya disemua traffic light di dalam kota Kebumen,” jelas Plt Kabid Lalu lintas Dinas Perhubungan Kebumen, Risson P Sihotang.

Masih menurut Risson, pengecatan itu menggunakan anggaran dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kebumen. Sebenarnya ada anggaran untuk membuat marka di kami (Dishub) tapi kena rasionalisasi, sehingga anggaran pakai punya BPBD,” Ujarnya. Marka tersebut untuk mengajak masyarakat Kebumen agar selalu disiplin dalam menerapkan protikol kesehatan pencegahan penularan covid – 19. Termasuk penerapan protocol dalam berlalu lintas. Salah satunya dengan pembuatan marka khusus sebagai cara melakukan physical distancing atau jaga jarak aman, katanya.

Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar selalu menerapkan protocol kesehatan dimanapun berada. Tidak terkecuali di jalan raya, khususnya di area traffic light saat lampu merah,” jelasnya.

Marka jalan physical distancing tersebut rencananya akan dilaunching oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, pada hari senin 21/7/20. (Agus)