Menurut KPHRI Jabar, Dugaan korupsi Proyek Jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede Sumedang Harus Ditindak lanjut Ke Kementerian PUPR

Menurut KPHRI Jabar, Dugaan korupsi Proyek Jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede Sumedang  Harus Ditindak lanjut Ke Kementerian PUPR
jalan lingkar utara jatigede sudah retak di beberapa titik
Menurut KPHRI Jabar, Dugaan korupsi Proyek Jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede Sumedang  Harus Ditindak lanjut Ke Kementerian PUPR
Menurut KPHRI Jabar, Dugaan korupsi Proyek Jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede Sumedang  Harus Ditindak lanjut Ke Kementerian PUPR

Sumedang, Fenomena,- Berdasar dari pemberitaan fenomenanews.com sebelumnya masyarakat pemerhati korupsi salah satunya Lembaga KPHRI (Komite Penyelamatan Hak-Hak Rakyat Indonesia) perwakilan Jawa Barat melalui Kepala Perwakilan Jawa Barat Asmadi AM mengatakan permasalahan tersebut harus ditindak lanjut ke Kementerian, dan harus ditindak secara hukum yang berlaku, katanya.

Masih menurut Asmadi pekerjaan proyek jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede yang dikerjakan  PT Yasuba Dwi Perkasa dengan nilai anggaran Rp 27.105.488.000,00 ( dua puluh tujuh miliar seratus lima juta empat ratus delapan puluh delapan ribu rupiah ). Dasar dari hasil investigasi lapangan kualitasnya jelek dan sudah terjadi retak dibeberapa titik akibat pemakaian batu blondos yang jelas tidak diperbolehkan. Bahkan dengan dioplosnya bes A dan bes B jelas korupsinya dilakukan dari bawah walaupun dilihat dari atas seperti tidak ada masalah, juga tidak dilakukannya pengupasan striping. Dengan demikian kualitas serta kuantitas bangunan tidak akan bertahan lama atau jelek, tutur nya.

Asmadi berharap pihak terkait seperti Kementerian serta aparatur penegak hukum di negeri ini untuk segera menindak lanjuti permasalahan dugaan korupsi pada proyek jalan Lingkar Utara Bendungan Jatigede Sumedang jangan sampai terkesan ada pembiaran terhadap tindak pidana korupsi. Jangan sampai timbul permasalahan jalan ambruk tidak lama setelah diresmikan seperti yang terjadi pada jalan lingkar timur jatigede beberapa waktu lalu, jelas nya. (***Red)