Kadisdik Jabar PPDB 2020 Jabar Tahun 2020 111 Ribu Siswa Diterima, Bagi Yang Tak Lolos Ada Tahap Kedua

Kadisdik  Jabar PPDB 2020 Jabar Tahun 2020 111 Ribu Siswa Diterima, Bagi Yang Tak Lolos Ada Tahap Kedua
Kadisdik Jabar

Bandung, Fenomena,- Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) SMA dan SMK Jawa Barat tahun 2020 sudah sebanyak 111 ribu peserta didik diterima pada tahap petama. Jumlah tersebut memenuhi 74,6% kuota yang disediakan pada tahap pertama, taitu 149 ribu siswa.

“Dari seluruh pendaftar yang berjumlah 204 ribu, ada 111 ribu peserta yang diterima pada tahap pertama,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi.

“ ditahap pertama ini, ada 12,6% lagi kuota yang belum terpenuhi. Dan, kuota tersebut akan dilimpahkan pada pendaftaran tahap kedua sesuai petunjuk teknis (juknis) PPDB tahun 2020 jelasnya.

Kadisdik berpesan kepada calon pesrta didik dan orang tua calon peserta didik yang tidak lolos di tahap pertama agar tidak panic. Ia menghimbau agar masyarakat untuk memanfaatkan jalur tahap kedua.” Kalau nanti ditahap kedua juga tidak diterima, kami sarankan memilih sekolah swasta. Mereka juga telah terakreditasi dan kwalitas pendidikannya pun tidak diragukan lagi,” katanya.

Kadisdik juga menegaskan, pihaknya akan menjamin semua anak di Jabar bisa sekolah. “jika ada orang tua yang akan melakukan pengaduan atau membutuhkan informasi seputar PPDB, kami telah menyiapkan posko pengaduan. Bisa melalui Daring atau call center atau bisa juga kesatuan pendidikan/cabang dinas pendidikan, “ jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (Kacadisdikwil) VII, Endang Susilastuti menyatakan, adanya sisa kuota ditahap pertama ini disebabkan tidak semua kuota yang tersedia dipenuhi oleh peserta didik. “ masih adanya kuota kosong karena ada pendaftar yang tertumpuk di satu sekolah,” ungkapnya. Seperti dilansir laman Disdik Jabar, 23/6/20.

Setelah pengumuman seleksi, Endang menghimbau seluruh satuan pendidik agar menyiapkan proses pendaftaran ulang, apalagi jika ada calon peserta didik yang akan mendaftar ulang secara Luring.

“ daftar ulang harus diperhatikan karena kan sekarang bisa dilakukan secara Daring atau Luring, berarti sekolah perlu menyiapkan protocol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Covid 19,” tuturnya. **red