18 Kades di Tasikmalaya tertipu calo proposal kemenpora

18 Kades di Tasikmalaya tertipu calo proposal kemenpora
Fenomena

Tasikmalaya, Fenomena.- Sejumlah Kepala Desa (kades) di Kabupaten Tasikmalaya, mengeluh tertipu oknum Calo proposal berinisial YN menjanjikan bantuan program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) RI, berupa proyek Gedung Olah Raga (Gor) dan perbaikan sarana olahraga (lapang sepak bola).

Akibatnya, uang ratusan jutaan rupiah yang disetor kepada oknum tersebut, dengan dalih biaya operasional pengurusan proposal program ambles. Sementara, proyek sarana olahraga GOR) dan Lapang Sepak Bola yang dijanjikan, tidak terbukti.

“Padahal, kami sudah ngasih uang operasional kepada oknum YN itu, nilainya lumayan. Katanya, uang itu untuk keperluan operasional pengurusan proposal di kemenpora. Tapi sampai sekarang, program yang dijanjikan itu enggak terealisasi,”keluh seorang kades di Tasik Selatan, yang menolak namanya disebut, Senin 25/01/21

Dia menuturkan, di wilayah Tasela, terdapat sekitar 18 desa yang mengajukan bantuan sarana olahraga (GOR) kepada kemenpora. Yakni, Desa Nagrog, Darawati, Bojongsari, Parakanhonje, Kujang, Karangnunggal, Cikupa, Erenpalay, Parung, Girikencana, Barumekar, Kertarahayu, Mandalaguna, Tonjong dan Desa Singkir.

Kemudian diwilayah lain juga seperti Desa Cilolohan kec. Tanjungjaya, Desa Santamekar Kec Cisayong dan Desa Cinunjang Kec.Gunung Tanjung dan lain lainya menjadi korbon penipuan calo proposal itu

Dari 18 desa tersebut, 5 di antaranya, yakni Bojongsari, Darawati, Cikupa dan Mandalawangi telah lebih dahulu mengajukan usulan program pada 2019 lalu. Sedangkan 13 desa lainnya, mengajukan belakangan.

“Tapi, malah 5 desa yang programnya direalisasi oleh kemenpora. Adapun 13 lainnya, termasuk desa saya, enggak direalisasi. Ini enggak bener,”katanya.

Dia bersama beberapa kades lainnya, mengaku kecewa atas ulah oknum YN tersebut. Sebab, selain sudah mengeluarkan biaya cukup besar, dirinya juga sudah sempat meneken MoU dengan oknum yang mengaku dari Kemenpora, di Hotel Crown jalan RE Martadinta Kel.Cipedes Kota Tasikmalaya selama 2 hari sepekan lalu.

“Biaya yang dikeluarkan memang enggak terlampau besar, ada yang (setor) Rp3 juta, ada juga yang Rp7 jutaan malah ada yang sampai 20 juta. Tapi kan YN itu sering meminta uang dengan alasan untuk Ekset diperkirakan YN minta uang kepada para Kades sebesar 20 juta per Kades, “Saya geram kalau programnya enggak ada,”tuturnya.
Lanjut dia, nilai bantuannya di kisaran Rp 2 Miliar /desa. Sedangkan untuk Sarana sepak bola dijanjikan anggarnya sebesar Rp 8 juta/desaDengan,”ucapnya.

Calo anggaran Kemenpora berinisial YN saat dikonfirmasi melalui Whatsapp selalu menjanjikan akan segera cair,, namun hingga kini program GOR dari Kemenpora tersebut tidak ada. RED***