Tower smartfren disegel petugas Pol PP Kab. Bandung

Tower smartfren disegel petugas Pol PP Kab. Bandung
Tower smartfren disegel
Tower smartfren disegel petugas Pol PP Kab. Bandung

Bandung – Fenomenanews.com- Diduga Belum kantongi perizinan (IMB), pihak SATPOLPP Kabupaten Bandung telah lakukan tindakan tegas berupa PENYEGELAN atas kegiatan pendirian Menara Telekomunikasi / Tower SmartFren jenis Green Field yang milik PT IBS yang didirikan di lahan tanah milik Yayat, beralamat di Kp. Ciherang RT01 RW08 Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Cangkuang.

Tatang Mulyana – Kanit Tramtib Kecamatan Cangkuang saat dimintai keterangannya, membenarkan bahwa di wilayahnya ada pendirian tower yang telah disegel pihak Satpolpp karena belum kantongi IMB, bahkan Tatang mengakui bahwa tindakan penyegelan ini adalah merupakan tindak lanjut atas pelaporan dari pihaknya (Tramtib Kecamatan) ke pihak PUTR dan SATPOLPP Kabupaten Bandung. 

“Iya benar kegiatan pendirian tower smartfren di ciherang saat ini telah dihentikan dan disegel oleh Satpolpp Kabupaten” tutur Tatang, selanjutnya Tatang menerangkan bahwa sebetulnya Camat sudah menandatangani rekomendasi untuk pendirian tower tersebut, namun menurut Tatang bahwa rekomendasi bukan berarti izin, karena sesuai aturan pemilik tower harus kantongi IMB dulu sebelum dirikan tower. “Sebetulnya Pak Camat sudah keluarkan rekomendasi, tapi kan rekomendasi itu bukan izin pendirian, makanya karena Tupoksi kami adalah penegakan PERDA, sesuai kewenangan hal ini kami limpahkan / laporkan ke pihak PUTR dan SATPOLPP Kabupaten untuk penindakan sesuai ketentuan yang berlaku” papar Tatang.

Amur – petugas korwil PUTR ketika dimintai keterangannya, membenarkan bahwa pihaknya menerima pelaporan dari masyarakat dan pihak Tramtib Kecamatan, dan setelah melakukan pengecekan ke lokasi ternyata benar ada kegiatan pendirian tower tanpa kantongi IMB, dan karena pihak PUTR tidak memiliki kewenangan untuk lakukan penindakan / penertiban, maka hal tersebut langsung dilimpahkan ke pihak SATPOLPP.

“Betul, setelah kami mendapatkan informasi dari masyarakat dan Tramtib Kecamatan, kami langsung cek lapangan dan sesuai kewenangannya hal ini telah kami limpahkan ke pihak SATPOLPP untuk ditindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku” urai Amur.

Rizky – Kasie LIDIK SATPOLPP Kabupaten Bandung ketika dimintai keterangan terkait tindakan Penyegelan, menyatakan bahwa sebagai petugas GAKDA pihaknya hanya melaksanakan upaya penertiban sesuai ketentuan yang berlaku, atas adanya surat pelimpahan dari pihak PUTR yang telah lakukan proses BAP di lapangan.

“Sebagai petugas GAKDA, kami melaksanakan upaya penertiban / penindakan berdasarkan surat pelimpahan dari pihak PUTR yang sebelumnya telah melakukan proses BAP di lapangan” demikian Rizki menerangkan.

Tomi – dari Pihak IBS saat dikonfirmasi via telepon, mengakui bahwa tower yang saat ini sedang didirikan di kp. Ciherang adalah miliknya, akan tetapi untuk masalah perizinan saat ini sudah tidak secara langsung ditangani sendiri, karena sesuai kebijakan perusahaan bahwa seluruh kegiatan mulai pendirian hingga pengurusan perizinan tower sesuai kontrak adalah merupakan tanggung jawab PT. Mitra Selaras selaku kontraktor pelaksana.

Tindakan tegas berupa Penyegelan yang telah dilakukan pihak SATPOLPP Kabupaten Bandung harus terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, dan semoga hal ini akan menjadi shock teraphy sehingga menimbulkan efek jera terhadap para oknum pelaku pelanggar aturan di Kabupaten Bandung. (one’s)