Penyaluran BPNT di Desa Tanjungsari Majalengka, Warga Terima Telur Busuk Belatungan

Penyaluran BPNT di Desa Tanjungsari Majalengka, Warga Terima Telur Busuk Belatungan

Majalengka, Fenomwna,-Telur busuk dan bau tidak layak konsumsi ditemui dalam pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT) di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.

Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mengeluhkan kondisi telur busuk dalam paket bantuan tersebut. “Lihat pak ini telur yang kami terima dari program BPNT bulan ini, masa kami disuruh makan enog kacingcalang seperti ini,” Ucap salah satu KPM bansos BPNT yang tidak mau di sebutkan namanya, Selasa (26/1)

Temuan adanya telur busuk dan dihinggapi ulat salah satunya terjadi saat penyaluran BPNT bagi KPM dikatakan KPM lainya. “Hari ini dapatnya beras sama telur. Telurnya busuk dan banyak ulatnya,” ungkapnya.

Meski sempat mendapatkan telur dengan kondisi yang tidak layak konsumsi, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Kecewa ya kecewa, tapi dibilang tidak ya tidak. Lha cuma dikasih,” katanya.

Dia mengungkapkan, beras dan telur yang disalurkan kepada warga penerima BPNT sudah tersedia dalam kemasan. Paket beras berisi 7 kilogram dan paket telur berisi 10 butir.

Setiap KPM, berdasarkan nominal bantuan yang diterima, mendapatkan 1 paket beras dan 2 paket berisi telur. Paket beras dan telur tersebut bisa diambil warga setelah menyelesaikan proses administrasi pengambilan.

Sayangnya, paket telur tidak pernah dikembalikan oleh warga karena rusak, busuk ataupun dikerubuti belatung.

Keluhan terhadap kondisi telur busuk ataupun kondisi rusak dan tidak layak konsumsi sebelumnya juga pernah ditemukan . Ttn***