Lakukan Pungli ASN Lampung Selatan ditangkap Polisi

Lakukan Pungli ASN Lampung Selatan ditangkap Polisi
Ilustrasi

Lampung, Fenomenanews.com, -- Polisi menangkap oknum aparatur sipil negara (ASN) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan terkait dugaan pungutan liar (pungli) surat rapid test antigen Covid-19 di Pelabuhan Bakauheni.
Sebelumnya, viral video dugaan pungli tes antigen terhadap penumpang bus yang hendak menyeberang ke pulau Jawa dari Bakauheni.

Dua oknum ASN yang ditangkap itu adalah Afrianto, staff di bagian kedaruratan logistik BPBD Lampung Selatan; dan Budi Riski, salah satu pengurus penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, warga Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.

"Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda, pada Selasa pekan lalu. Pertama petugas menangkap oknum ASN BPBD Lamsel, saat pelaku sedang berada di kantornya dan pelaku Budi Riski ditangkap di daerah Bakauheni," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Erwin, di kantornya.

Penangkapan kedua pelaku tersebut, lanjutnya, bermula video viral di Instagram.

Dalam rekaman video tersebut, pelaku meminta uang ke penumpang bus yang tidak memiliki surat hasil pemeriksaan rapid test antigen sebagai syarat utama untuk bisa menyeberang.

"Ketika bus hendak menyeberang di Pelabuhan Bakauheni, penumpang diperiksa oleh pelaku mengenai surat rapid test antigen. Ada beberapa penumpang dalam bus yang saat itu tidak memiliki surat tersebut," tutur Erwin.

"Pelaku memanfaatkannya dan meminta uang kepada penumpang sebesar Rp 100 ribu/surat. Tujuannya, agar penumpang tidak perlu rapid test antigen lagi dan bisa lolos menyeberang," imbuh dia.  ***