Irjen Agung Makbul: lima indikator kota bebas pungli

Irjen Agung Makbul: lima indikator kota bebas pungli
Sekretaris Saber pungli Irjen Agung Makbul

JAKARTA, Fenomenanews.com, – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) telah menetapkan pedoman untuk menetapkan kota bebas pungli dengan indikator sumber daya manusia, operasional, sarana/parasarana, penganggaran, inovasi dan kreasi. • Hal itu disampaikan Sekretaris Satgas Saber Pungli, Irjen Pol Agung Makbul, pada rapat koordinasi di Jakarta, Senin (4/2). Rapat diikuti secara virtual oleh 83 wakil UPP Kementerian, Lembaga, Instansi, Pemerintah (Provinsi, Kabupaten/Kota). Rapat dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan saat pandemi covid-19. • Dia jelaskan, indikator di bidang sumber daya manusia tersebut mencakup lima komponen. Perinciannya yaitu sudah tersusun struktur organisasi, dokumen kepegawaian lengkap dan databasenya akurat. Database kepegawaian itu harus berbasis IT dan tersedia infomasi kepegawaian yang juga berbasis IT. • Adapun indikator operasional, menurut Makbul, komponen di dalamnya antara lain standar prosedur operasionalnya jelas. Program kerja dan penggunaan anggaran tahun berjalan sudah tersusun dan dilaksanakan dengan baik. • Indikator sarana dan prasarana, di dalamnya mencakup tersedianya alat transportasi dan komunikasi. Selain itu sistem informasi dan pelaporannya didukung IT, serta tersedia arsip yang berbasis IT pula, jelasnya. • Dalam penganggaran, Makbul menegaskan harus tersedia anggaran yang memadai dan tertib dalam pertanggungjawaban keuangannya. Sedangkan dalam inovasi dan kreasi, komponennya adalah banyaknya inovasi dan kreatifitas dalam menggelorakan saber pungli. • Menurut Makbul pada tahap awal ini indikator dan komponennya tidak banyak. Dikhawatirkan bila terlalu banyak, kemungkinan hanya sedikit kabupaten/kota yang memenuhi syarat sebuah kota bebas pungli. • Karena itu, ke depan secara bertahap indikator dan komponennya akan ditambah dan disempurnakan mengikuti perkembangan. “Pada tahap awal ini yang terpenting gagasannya muncul dulu. Ke depan secara bertahap kita tingkatkan dan sempurnakan mutunya, sehingga benar-benar terwujud kota bebas pungli,” ujarnya. (Tim Media Saber Pungli/red)