Diduga banyak penyimpangan dalam proyek juksung rehabilitasi jalan di Majalengka

Diduga banyak penyimpangan dalam proyek juksung rehabilitasi jalan di Majalengka
Rehabilitasi jalan

Majalengka, Fenomenanews.com,-  Proyek rehabilitasi jalan yang seharus nya berjalan sesuai spek karena jalan adalah salah satu penunjang terhadap ekonomi masyarakat. Dari pantauan dilupakan pelanggaran hukum atau setidaknya menyalahgunakan jabatan dan berwenang pada paket rehabilitasi dan pemeliharaan jalan di Desa Rajagaluh- Garawastu, yang diduga tidak sesuai spesipikasi dan teknis, adanya dugaan yang dilakukan oleh penyedia jasa dengan kemajuan kerja di lapangan dengan dugaan perbuatan melawan hukum

Dari data yang di dapat penyimpangan yang dapat merugikan keuangan negara yang dilakukan oleh pengguna jasa maupun penyedia jasa.

Penyimpangan itu terhadap adanya dugaan tidak sesuai peraturan perundang-undangan No 5 tahun 1999 Tentang Persaingan Usaha Tidak Sehat dan pasal 22 BAB IV tentang persekongkolan yang diatur.

Kemudian adanya penyimpangan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi karena kelalaian pengawas dilapangan yang ditunjuk oleh Dinas PUTR.

“Terkait pekerjaan rehabilitasi pemeliharaan jalan Rajagaluh – Garawastu yang sempat rusak namun telah diperbaiki dan kondisinya sekarang sedang dalam masa pekerjaan penghotmixan, pengawas dari pihak UPTD Leuwimunding seharusnya menegur pihak pengguna jasa atau penyedia jasa bahwa material yang dipasang di pekerjaan jalan tersebut salah karena beberapa faktor dan Teknis,”

Pelaksana pekerjaan jalan tersebut oleh CV. Baranang Siang yang beralamat di Perum BCA jalan 1 Nomor 80 Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Sumber dananya dari DAU, nomor paket 5, nomor SPK 620/159/SPMK/DAU/BM.PUTR dengan nilai SPK Rp.198.273.000,00, dan dalam keterangan plang informasi waktu pekerjaan 90 hari, walau nyatanya menurut pantauan hanya 2 hari .

Menurut inforamsi, ada dugaan yang punya pekerjaan ini adalah seorang PNS, pemeliharaan jalan ini oleh CV Baranang Siang, yang dikerjakan 2 hari, kami selanjutnya setelah mengumpulkan data ini, kami akan investigasi lebih lanjut dan bila ada temuan baru lagi, kami akan melaporkan ke pihak yang berwajib, tentang dugaan curang, dan persekongkolan, kegiatan pekerjalan yang dilakukan oleh CV Baranang siang, ”ungkap Ketua LSM Generasi (Wem Askim)  ***