Bangunan disegel pekerjaan tetap jalan Distaru dan Satpol PP kota Bandung saling lempar tanggungjawab

Bangunan disegel pekerjaan tetap jalan Distaru dan Satpol PP kota Bandung saling lempar tanggungjawab
Bangunan disegel pekerjaan jalan terus
Bangunan disegel pekerjaan tetap jalan Distaru dan Satpol PP kota Bandung saling lempar tanggungjawab
Bangunan disegel pekerjaan tetap jalan Distaru dan Satpol PP kota Bandung saling lempar tanggungjawab

BANDUNG, Fenomenanews.com- Karena belum kantongi perijinan (IMB), proyek pembangunan 2 unit ruko 3 lantai yang berlokasi di Jl. Ence Azis Gg. H. Sobandi No. 151 RW.03 Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir telah di-SEGEL pihak DISTARU Kota Bandung. Akan tetapi ironisnya meski Stiker dan Pita SEGEL masih jelas terpampang, ternyata tidak menyurutkan pihak pemilik bangunan untuk tetap melakukan kegiatan pekerjaan di lapangan.

Tatang – pihak pelaksana pekerjaan ketika di konfirmasi dilokasi, mengatakan kalau dia hanya melaksanakan pekerjaan sesuai perintah pemilik bangunan, dan terkait masalah perijinan menurut pengakuan Tatang semua diurus oleh H. Bey – pensiunan DISTARU Kota Bandung. “Saya hanya melaksanakan kegiatan pekerjaan sesuai perintah pemilik bangunan, kalau masalah perijinan setahu saya itu yang mengurus adalah H. Bey” tutur Tatang.

Untuk mendapatkan kejelasan terkait hal ini, Fenomena selanjutnya mengkonfirmasi ke pihak DISTARU Kota Bandung. Rahman – Kasie penyegelan DISTARU ketika dimintai keterangan / tanggapan, mengatakan bahwa pihaknya telah melimpahkan hal ini ke pihak SATPOLPP Kota Bandung. “Mohon maaf untuk lokasi tersebut sudah dilimpahkan ke SATPOLPP” ungkap Rahman

Sesuai keterangan Rahman, Fenomena mengkonfirmasi ke pihak SATPOLPP, namun atas hal tersebut Idris – KABID PPHD SATPOLPP Kota Bandung menerangkan bahwa pihaknya tidak mungkin melakukan penindakan berupa penyegelan terhadap objek yang telah disegel oleh pihak DISTARU. “Segel Kuning itu milik Distaru, tidak mungkin objek pelanggaran yang sedang terpasang segel Distaru dipasang segel Satpol PP, masa satu objek ditindak oleh dua dinas terhadap pelanggaran yang sama” papar Idris.

Drs. Achmad Tadjudin – SEKDISTARU ketika dimintai tanggapan via WhatsAPP hanya hanya menanggapi secara singkat bahwa pihaknya sudah memerintahkan kepada bidang WASDAL agar hal ini segera diselesaikan. “Sudah disampaikan ke bidang Wasdal untuk diselesaikan” jawab Drs. Achmad Tadjudin.

Sesuai Ketentuan yang tertuang dalam PERWAL Kota Bandung Nomor 375 Tahun 2018 dimana pada Pasal 2 butir butir c. dikatakan bahwa tujuan penerapan Sanksi Administratip adalah “memberi efek jera bagi pemilik bangunan gedung yang melanggar IMB, peraturan perundang-undangan di bidang bangunan gedung dan peraturan perundang-undangan terkait bangunan gedung”, maka sikap yang terkesan tidak tegas dari pihak dinas terkait justru akan menjadi pemicu terjadinya pelanggaran-pelanggaran lainnya, dan ini akan berdampak membangun buruknya citra dan wibawa pemerintah Kota Bandung dimata masyarakat. *one's